Cara Penulisan Gelar Yang Benar Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dahulu, gelar akademik hasil lulusan perguruan tinggi di Indonesia umumnya hanya ada empat gelar saja yaitu Ir (Insinyur), SH (Sarjana Hukum), Drs (Doktorandus) dan Dra (Doktoranda). Gelar Drs. untuk laki-laki dan Dra. untuk perempuan tanpa memandang disiplin keilmuan yang dimiliki (keculi Ir. dan SH.). Gelar Doktorandus dan Doktoranda berasal dari bahasa Belanda.
SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 036/U/1993 tentang Gelar dan sebutan lulusan Perguruan Tinggi yang disempurnakan dengan Kepmen nomor 178/U/2001 tentang Gelar dan Lulusan Perguruan Tinggi yang pada BAB III – JENIS GELAR AKADEMIK Pasal 6 Gelar akademik terdiri atas Sarjana, Magister dan Doktor. Pasal 7 Penggunaan gelar akademik Sarjana dan Magister ditempatkan di belakang nama yang berhak atas gelar yang bersangkutan dengan mencantumkan huruf S., untuk Sarjana dan huruf M. untuk Magister disertai singkatan nama kelompok bidang keahlian.
Untuk D3 aturan penulisannya ada pada pasal 11 yang berbunyi
Pasal 11
Sebutan profesional lulusan Program Diploma terdiri atas :
a. Ahli Pratama untuk Program Diploma I disingkat A.P.
b. Ahli Muda untuk Program Diploma II disingkat A.Ma.
c. Ahli Madya untuk Program Diploma III disingkat A.Md.
d. Sarjana Sains Terapan untuk Program Diploma IV disingkat SST
 
 
  •     Sarjana Administrasi Bisnis (S.A.B.)
  •     Sarjana Agama (S.Ag.)
  •     Sarjana Akuntansi (S.Ak.)
  •     Sarjana Arsitektur (S.Ars.)
  •     Sarjana Desain (S.Ds.)
  •     Sarjana Ekonomi (S.E.)
  •     Sarjana Ekonomi Asuransi (S.E.As.)
  •     Sarjana Ekonomi Islam (S.E.I.)
  •     Sarjana Farmasi (S.Farm.)
  •     Sarjana Filsafat (S.Fil.)
  •     Sarjana Filsafat Islam (S.Fil.I.)
  •     Sarjana Hukum (S.H.)
  •     Sarjana Hukum Islam (S.H.I.)
  •     Sarjana Humaniora (S.Hum.)
  •     Sarjana Ilmu Gizi (S.Gz.)
  •     Sarjana Ilmu Kelautan (S.Kel.)
  •     Sarjana Ilmu Keluarga dan Konsumen (S.I.K.K.)
  •     Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom.)
  •     Sarjana Ilmu Politik (S.I.P.)
  •     Sarjana Ilmu Perpustakaan (S.I.P.)
  •     Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi (S.I.P.I.)
  •     Sarjana Intelijen (S.In.)
  •     Sarjana Kedokteran (S.Ked.)
  •     Sarjana Komputer (S.Kom.)
  •     Sarjana Komunikasi Islam (S.Ki.)
  •     Sarjana Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (S.K.P.M.)
  •     Sarjana Kehutanan (S.Hut.)
  •     Sarjana Kedokteran Gigi (S.K.G.)
  •     Sarjana Kedokteran Hewan (S.K.H.)
  •     Sarjana Keperawatan (S.Kep.)
  •     Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.K.M.)
  •     Sarjana Manajemen (S.Mn.)
  •     Sarjana Pariwisata (S.Par.)
  •     Sarjana Pendidikan (S.Pd.)
  •     Sarjana Pendidikan Sains (S.Pd.Si.)
  •     Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I.)
  •     Sarjana Pendidikan Sekolah Dasar (S.Pd.SD.)
  •     Sarjana Perikanan (S.Pi.)
  •     Sarjana Pertanian (S.P.)
  •     Sarjana Peternakan (S.Pt.)
  •     Sarjana Psikologi (S.Psi.)
  •     Sarjana Sains – Fisika, Astronomi, Biologi, Kimia, Matematika, Geografi (S.Si.)
  •     Sarjana Sains Terapan (S.S.T.)
  •     Sarjana Studi Islam (S.S.I.)
  •     Sarjana Ilmu Sosial (S.Sos.)
  •     Sarjana Sosial Islam (S.Sos.I.)
  •     Sarjana Sastra (S.S.)
  •     Sarjana Seni (S.Sn.)
  •     Sarjana Teknologi Pertanian (S.T.P.)
  •     Sarjana Teknik (S.T.)
  •     Sarjana Teologi (S.Th.)
  •     Sarjana Teologi Islam (S.Th.I.)

Gelar Magister
  •     Magister Administrasi Rumah Sakit (M.A.R.S.)
  •     Magister Akutansi (M.Ak.)
  •     Magister Arsitektur (M.Ars.)
  •     Magister Biomedik (M.Biomed.)
  •     Magister Bisnis & Administrasi (M.B.A)
  •     Magister Ekonomi (M.E.)
  •     Magister Epidemiologi (M.Epid.)
  •     Magister Farmasi (M.Farm)
  •     Magister Farmasi Klinik (M.Farm.Klin)
  •     Magister Hukum (M.H.)
  •     Magister Humaniora (M.Hum.)
  •     Magister Ilmu Gizi (M.Gizi)
  •     Magister Ilmu Komputer (M.Kom.)
  •     Magister Kedokteran Kerja (M.K.K.)
  •     Magister Kenotariatan (M.Kn.)
  •     Magister Keperawatan (M.Kep.)
  •     Magister Kesehatan (M.Kes.)
  •     Magister Kesehatan Masyarakat (M.K.M.)
  •     Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja (M.K.K.K.)
  •     Magister Manajemen (M.M.)
  •     Magister Pendidikan (M.Pd.)
  •     Magister Manajemen Pendidikan (MM.Pd.)
  •     Magister Manajemen Sistem Informasi (M.M.S.I)
  •     Magister Pengajaran Matematika (M.PMat.)
  •     Magister Pengajaran Fisika (M.PFis.)
  •     Magister Pengajaran Kimia (M.PKim.)
  •     Magister Sains (M.Si.)
  •     Magister Sains Akuntansi (M.S.Ak.)
  •     Magister Sains Ekonomi (M.S.E.)
  •     Magister Sains Manajemen (M.S.M.)
  •     Magister Teknik (M.T.)
  •     Magister Teknologi Informasi (M.T.I.)
  •     Magister Manajemen Teknik (M.M.T.)
  •     Magister Theologia (M.Th.)
  •     Magister Filsafat (M.Fil.)
  •     Magister Manajemen Agrisbisnis (M.M.A.)
  •     Magister Teknologi Agroindustri (M.T.A.)
  •     Magister Psikologi (M.Psi.)
  •     Magister Pertanian (M.P.)
  •     Magister Teknologi Pertanian (M.T.P.)
  •     Magister Kehutanan (M.Hut.)
  •     Magister Seni (M.Sn.)
  •     Magister Administrasi Publik (M.A.P.)
  •     Magister Administrasi Bisnis (M.A.B.)
  •     Magister Agama (M.Ag./M.A.)
  •     Magister Pendidikan Islam (M.Pd.I.)
  •     Magister Studi Islam (M.S.I.)
  •     Magister Hukum Islam (M.H.I.)
  •     Magister Ekonomi Islam (M.E.I.)
  •     Magister Theologi Islam (M.Th.I.)
  •     Magister Filsafat Islam (M.Fil.I.)
  •     Magister Sosial Islam (M.Sos.I.)
  •     Magister Pemikiran Islam (M.P.I.)
  •     Magister Agama bidang Humaniora (MA.Hum.)
  •     Magister Agama bidang Pendidikan (MA.Pd.)
  •     Magister Agama bidang Hukum (MA.Hk.)
  •     Magister Agama bidang Kedokteran (MA.Ked.)
  •     Magister Agama bidang Sains (MA.Si.)
  •     Magister Ilmu Syariah (M.Sy.)
  •     Magister Ilmu Ushuludin (M.Ud.)

Penulisan Gelar Doktor
gelar doktor ditulis di depan nama yang berhak dengan mencantumkan singkatan Dr.

Nasehat Tentang Uang


5 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Dipecat dari Kantor


   Setiap pekerja berpeluang dipecat tanpa terkecuali.  Pasalnya, para pegawai memiliki kelemahan dan keunggulan yang memungkinkan dirinya bisa mengalami pemecatan kapan saja.  Saat dipecat, dunia terasa runtuh. Namun, jangan langsung putus asa. 

     Yang terpenting adalah, bagaimana Anda menghadapinya dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai pecut untuk berkarir lebih baik.  Akan tetapi kalau Anda yakin masih banyak perusahaan yang layak menerima Anda, maka lakukanlah beberapa perubahan.

Berikut lima hal yang perlu dilakukan setelah Anda dipecat dari kantor seperti dikutip dari The Richest, Selasa (8/4/2014)

1. Tetap tenang dan percaya diri

Dalam situasi penuh tekanan saat mendengar pemecatan Anda, jangan sampai emosi menguasai diri Anda. Saat emosional, pegawai cenderung melakukan hal-hal yang tidak masuk akal.  Dibandingkan memprotes keras atasan, lebih baik bersikap tenang dan berterimakasih pada bos Anda, atas peluang kerja yang selama ini diberikan.  

Tanyakan apa yang membuat Anda dipecat, dan perbaiki di pekerjaan berikutnya.  Setelah itu, pulanglah, bertemu dengan teman atau keluarga dan jernihkan pikiran Anda.

2. Ketatkan pengeluaran pribadi
Sulit untuk menerka, berapa lama Anda akan menjadi pengangguran. Jadi usahakan, Anda memiliki tabungan yang cukup untuk keperluan sehari-hari.  Jangan berfoya-foya setelah dipecat, dan buat anggaran dengan pengeluaran yang ketat.  Tapi tenang saja, jika kegagalan Anda bukan karena kesalahan pribadi, Anda akan lebih cepat mendapatkan pekerjaan yang baru.

3. Manfaatkan asuransi kesehatan
Meski telah dipecat, Anda masih memiliki asuransi kesehatan yang dapat dimanfaatkan jika menderita penyakit saat menganggur.

4. Pikirkan cara menjelaskan pemecatan itu pada atasan yang baru
Atasan yang baru pasti akan menanyakan alasan kenapa Anda dipecat dari pekerjaan lama Anda. Anda tentu tak bisa berbohong dan pada saat yang sama, Anda harus menunjukkan citra yang baik di hadapan atasan.

Anda bisa menghubungi atasan lama untuk mengemas alasan pemecatan Anda dengan kerangka yang lebih positif. Tapi siap saja, ditolak biasanya menjadi skenario terburuk yang harus Anda persiapkan.
  
5. Perbarui profil karir Anda dan mulai mencari pekerjaan baru
Kini saatnya Anda mencari pekerjaan baru. Mulailah dengan memperbarui profil profesional Anda dan menonjolkan kemampuan yang dimiliki. Setelah itu carilah lowongan pekerjaan baru.

Anda bisa menghubungi teman, keluarga dan teman kerja mengenai lowongan pekerjaan yang tengah tersedia saat itu. Tanamkan dalam pikiran Anda, biarpun dipecat, itu bukan akhir dari dunia. Banyak orang yang bisa kembali memperoleh pekerjaan yang layak setelah mendapatkan pengalaman pahit itu.

(Sumber : news.liputan6.com_Nurseffi Dwi Wahyuni)

Berkulit Gelap Lebih Beruntung

      Bicara Keberuntungan, sebenarnya mereka yang berkulit hitam patut bersyukur. Karena berkulit hitam berarti tubuh punya proteksi diri lebih tinggi terhadap sinar ultraviolet. Seperti dituturkan dr. Daulat, SpKK., bahwa kulit putih cenderung menyerap sinar matahari lebih tinggi. Sebaliknya, kulit hitam seperti payung yang melindungi tubuh dari paparan sinar matahari. Karena melanin mereka yang berkulit gelap lebih banyak ketimbang mereka yang berkulit putih. "Mereka yang berkulit gelap itu beruntung. Kulitnya tidak mudah berkerut, tidak mudah timbul bintik-bintik hitam, dan resiko terserang kanker kulit kecil kemungkinannya," terang dokter RSUD AW syachranie ini.

      Celakanya, kulit putih seperti patokan cantik bagi sebagian besar perempuan. Ditambah lagi, banyak produk kecantikan beredar tanpa tanggungjawab yang jelas. Daulat menuturkan, cara memutihkan kulit itu tidak ada, yang ada hanya mencerahkan kulit. Kecerahan masing-masing orang berbeda-beda ketika memutuskan suntik vitamin C. Begitu pula jangka waktu perubahan kecerahannya. "Bergantung tipe kulit dan aktivitasnya di luar," ujarnya.

       Begitu pula menggunakan krim pemutih. Krim pemutih yang digunakan dalam hitungan hari memutihkan kulit patut dicurigai mengandung merkurium biasa dikenal merkuri saja. Merkurium merupakan logam berat yang membahayakan tubuh. Meski hanya dioles, merkuri dalam krim diserap tubuh dan direspons ginjal. Lama kelamaan juga menyebabkan gangguan ginjal. "Merkuri benar-benar tidak boleh digunakan untuk memutihkan kulit. Dalam praktik kedokteran saja, merkuri jarang sekali digunakan. Hanya digunakan pada pemeriksaan tertentu. Tapi jarang sekali kasusnya," ujar Daulat.

      Daulat menuturkan, beberapa orang punya alergi yang kemungkinan meninggal seketika ketika disuntik karena shocked. Sementara untuk obat pemutih yang diminum juga mengancam ginjal jika komposisi obatnya tidak berguna bagi tubuh.

      Lalu bagaimana dengan hidrokinon yang juga sering ada di produk pemutih? Daulat mengatakan, hidrokinon diperbolehkan penggunaannya dalam campuran kosmetik pencerah kulit. Tapi harus berkomposisi di bawah dua persen. Penggunaannya harus dipantau dokter karena hidrokinon bahan kimia yang juga berbahaya. Bisa menyebabkan okronosis pada kulit.

      Senada, dr. Darwis Toena, SpKK., menerangkan, memutihkan kulit tanpa sadar mengurangi fungsi kulit melindungi seseorang dari sinar ultraviolet. Bahkan darwis berani memutuskan untuk menolak layanan suntik vitamin C untuk mencerahkan kulit. Karena untuk tetap cerah suntik vitamin C harus berkala. Kulit, terang Darwis, memiliki pigmen. Pigmen melanin membuat warna kulit manusia berbeda-beda. Melanin di kulit manusia penting melindungi kulit terhadap setiap sinar ultraviolet (UV). Menyuntikkan vitamin C berlebihan justru bisa merusak pigmen kulit. "Bagi yang terlanjur segera berhenti saja. Ganti dengan minum air putih yang, "timpalnya. Ditambah dengan menggunakan sunblock untuk melindungi diri.

Dikutip dari harian Kaltim Post tertanggal 23 September 2013.

Beberapa Satuan Kapasitas Memori Komputer

Assalamualaikum, akhirnya kembali lagi nih untuk bagi-bagi info, yang mungkin thread ini hasil copas, tapi mungkin dapat menambah pengetahuan yang ada dari kita, untuk lebih memahami bahwa pengetahuan yang bertambah menjadi lebh bermakna.

Mungkin langsung saja, awalnya saya kira kapasitas memori komputer itu yang saya kenal hanya Bit, Bytes, Kilobytes, Megabytes, Gigabytes, Terabytes, dan Exabytes.  Ternyata masih banyak lagi, berikut daftar-daftarnya, dan semoga bisa bermanfaat.

1 Bit = 1 Binary Digit
8 Bits = 1 Byte
1024 Bytes = 1 Kilobyte
1024 Kilobytes = 1 Megabyte
1024 Megabytes = 1 Gigabyte
1024 Gigabytes = 1 Terabyte
1024 Terabytes = 1 Petabyte
1024 Petabytes = 1 Exabyte
1024 Exabytes = 1 Zettabyte
1024 Zettabytes = 1 Yottabyte
1024 Yottabytes = 1 Brontobyte
1024 Brontobytes = 1 Geopbyte
1024 Geopbyte = 1 Saganbyte
1024 Saganbyte = 1 Pijabyte
1024 Pijabyte = 1 Alphabyte
1024 Alphabyte = 1 Kryatbyte
1024 Kryatbyte = 1 Amosbyte
1024 Amosbyte = 1 Pectrolbyte
1024 Pectrolbyte = 1 Bolgerbyte
1024 Bolgerbyte = 1 Sambobyte
1024 Sambobyte = 1 Quesabyte
1024 Quesabyte = 1 Kinsabyte
1024 Kinsabyte = 1 Rutherbyte
1024 Rutherbyte = 1 Dubnibyte
1024 Dubnibyte = 1 Seaborgbyte
1024 Seaborgbyte = 1 Bohrbyte
1024 Bohrbyte = 1 Hassiubyte
1024 Hassiubyte = 1 Meitnerbyte
1024 Meitnerbyte = 1 Darmstadbyte
1024 Darmstadbyte = 1 Roentbyte
1024 Roentbyte = 1 Coperbyte

Makna Hidup Kita

Assalamualaikum Wr. Wb

Sebuah pertanyaan tiba-tiba terlintas di pikiran saya, sehingga saya ingin menuliskannya di artikel saya ini, dan membaginya dengan anda semua yang membaca artikel saya.  Pertama, untuk apakah kita hidup di dunia ini?,  Kedua, Pelajaran hidup yang kita peroleh selama keseharian hidup kita?, dan Ketiga, Apakah kita sudah memberikan contoh yang baik, bagi orang disekitar kita?, dan hanya itu saja yang timbul di pikiran saya.

Pertanyaan diatas, kita akan jawab berdasarkan hati nurani kita masing-masing, dan saya sarankan hanya anda sendiri yang mengetahui jawabannya, dan tidak ditulis atau disebarkan melaui komentar dibawah ini, karena saya mengharapkan, bahwa kita dapat menemukan makna hidup kita yang sebenarnya, dan menjadikan kita pribadi yang lebih bijak, sederhana, dan lebih bermanfaat.

Dalam pemberian jawaban, sebaiknya tidak ada unsur untuk menjatuhkan, merendahkan, dan menjelek-jelekkan orang lain, karena belum tentu kita lebih baik, lebih hebat dari orang yang kita rendahkan.  Sekian itu saia penjelasan dari saya, dan semoga bermanfaat bagi kita semua. Waalaikumsalam Wr. Wb.

Memahami Konsep Kesederhanaan

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Assalaamu’alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh
 
Kesederhanaan, suatu kata yang sedikit/kecil dalam penyebutannya namun bermakna besar dalam aspek kehidupan manusia.  Pengertian kesederhanaan itu sendiri dapat berupa properti, kondisi, atau kualitas ketika segalanya dapat dipertimbangkan untuk dimiliki.  Kesederhanaan biasanya berhubungan dengan beban yang diletakkan sesuatu pada seseorang yang mencoba untuk menjelaskan atau memahaminya.  Sesuatu yang mudah dipahami atau dijelaskan adalah sederhana, berlawanan dari sesuatu yang rumit.  Dalam beberapa hal, kesederhanaan dapat digunakan untuk mengartikan kecantikan, kemurnian atau kejelasan.  Kesederhanaan juga dapat digunakan sebagai konotasi negatif untuk menandakan defisit atau ketidakcukupan nuansa atau kerumitan suatu benda, relatif terhadap sesuatu yang dianggap perlu. 
 
Dalam konsep kesederhanaan secara properti, dan kondisi adalah mempergunakan uang yang kita miliki dengan membelanjakannya secara wajar yaitu membeli yang kita butuhkan terlebih dahulu, dan bukan membeli yang kita inginkan, karena keinginan belum tentu kebutuhan, sedangkan kebutuhan adalah suatu keharusan karena memiliki manfaat yang lebih dapat diterima, dan tidak berlebihan atau tidak boros dalam mempergunakan uang atau suatu barang.  Dalam kejelasan adalah berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan dianjurkan memakai kata-kata yang sederhana, namun jelas dalam konsep, isi, dan maksudnya, sehingga mudah dipahami oleh penerima dalam memahami kata-kata tersebut. 
 
Kesederhanaan dalam kecantikan, kemurnian adalah pria melihat wanita yang memakai make-up secara tidak berlebihan namun bepenampilan menarik, atau melihat wanita cantik tanpa menggunakan make-up karena bersinar keasliannya.  Dapat juga berarti melihat kumpulan-kumpulan sesuatu baik berupa tanaman, hewan, dan lain-lain, yang menarik dan menyejukkan  mata yang melihatnya.
 
Semoga artikel yang ditulis ini, bermanfaat bagi kita semua agar lebih bijak dalam menilai segala sesuatu, dan penulis mohon maaf sebesar-besarnya jika terdapat kesalahan, penulis hanya manusia biasa yang kadang juga berbuat salah. Wassalamualaikum warohmatullaahi wabarokaatuh